POLDA JATIM,– Polda Jawa Timur menyampaikan update arus lalu lintas kendaraan di ruas tol wilayah Jawa Timur pada hari kesepuluh pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025, dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Berdasarkan data yang dihimpun selama periode Senin-Selasa, 29-30 Desember 2025, pukul 06.00 WIB hingga 06.00 WIB, terpantau volume kendaraan di sejumlah gerbang tol (GT) utama mengalami peningkatan namun masih terkelola dengan baik.
Adapun data arus lalu lintas di tol wilayah Jawa Timur sebagai berikut:
1. GT Tandes Barat
Masuk : 23.179
Keluar : 22.784
2. GT Kejapanan
Masuk : 26.192
Keluar : 27.103
3. GT Waru Gunung
Masuk : 22.304
Keluar : 24.111
4. GT Singosari
Masuk : 20.768
Keluar : 18.035
5. GT Malang
Masuk : 6.289
Keluar : 6.697
6. GT Tongas
Masuk : 873
Keluar : 894
7. GT Probolinggo Barat
Masuk : 2.332
Keluar : 2.189
8. GT Probolinggo Timur
Masuk : 4.937
Keluar : 4.918
9. GT Gending
Masuk : 3.573
Keluar : 3.333
10. GT Kraksaan (fungsional, dibuka s/d pukul 16.00 Wib)
Masuk : 1.092
Keluar : 1.031
11. GT Paiton (fungsional, dibuka s/d pukul 16.00 Wib)
Masuk : 2.283
Keluar : 2.730
12. GT Ngawi
Masuk : 3.232
Keluar : 3.194
Sementara itu data penyebrangan kapal dari Ketapang-Gilimanuk sebagai berikut :
PENYEBRANGAN KETAPANG GILIMANUK :
R2. : 1.631 Unit
R4. : 2.650 Unit
BUS. : 359 Unit
TRUK : 1.676 Unit
TOTAL PENUMPANG : 25.844 Orang
PENYEBRANGAN GILIMANUK - KETAPANG
R2. : 3.237 Unit
R4. : 2.516 Unit
BUS. : 319 Unit
TRUK. : 1.839 Unit
TOTAL PENUMPANG : 27.999 Orang
Kasubsatgas Penmas Operasi Lilin Semeru 2025, Kompol Gandi Darma Yudanto, selaku juru bicara menyampaikan bahwa secara umum kondisi arus lalu lintas di ruas tol Jawa Timur terpantau lancar dan terkendali.
“Pada hari kesepuluh Operasi Lilin Semeru 2025, arus lalu lintas di tol wilayah Jawa Timur masih dalam kondisi aman dan terkendali. Personel di lapangan terus melakukan pengaturan, pemantauan, serta rekayasa lalu lintas apabila diperlukan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata Kompol Gandi, Selasa (30/12/2025).
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh selama libur Nataru.
Selain itu, Kompol Gandi juga mengimbau masyarakat agar jangan merayakan pergantian tahun baru dengan euforia yang berlebihan.
"Di tengah perayaan Tahun Baru, kita juga perlu menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sumbar, Sumut, dan Aceh. Oleh karena itu jangan berlebihan dalam merayakan momentum pergantian tahun," ujar Kompol Gandi.
